Feed on
Posts
Comments

Browser Teraman 2011

Kontes hacking untuk menjebol sistem keamanan browser internet dan perangkat mobile bertajuk Pwn2Own telah berakhir 11 Maret kemarin. Kontes yang merupakan bagian konferensi CanSecWest di Vancouver, Kanada, dimulai sejak 9 Maret 2011. Para hacker berkumpul untuk berusaha menjebol empat browser yang di ikutkan dalam kontes tersebut, yaitu Firefox 3.6, Chrome 9, Internet Explorer 8, dan Safari 5. Sementara yang ambil bagian di cabang perangkat mobile ada Android, Windows Phone 7, iOS (iPhone 4) dan BlackBerry Torch.

Untuk cabang browser, Chrome masih konsisten sebagai browser yang tidak dapat dijebol seperti pada Pwn2Own tahun lalu. Namun yang berbeda tahun ini adalah Chrome sepertinya harus merelakan berbagi gengsi dengan browser besutan Mozilla , Firefox 3.6. Tidak sia-sia pihak Mozilla menambahkan sepuluh patch untuk mengatasi kelemahan pada Firefox 3.6 sembilan hari sebelum kompetisi tersebut dimulai. Kalau Mozilla merilis sepuluh patch tambalan untuk browser mereka, maka Google yang merupakan pengembang Chrome juga  menambahkan 19 patch untuk Chrome 9. Maka menurut saya, wajar kalau Firefox dan Chrome yang berjaya di Pwn2Own tahun ini. Mereka lebih memiliki persiapan menambal celah keamanan browser mereka dibanding Aple selaku pengembang Safari serta Microsoft selaku pemilik Internet Explorer.

Sementara itu, di kelompok perangkat mobile, Android dan Windows Phone 7 menjadi yang teraman. Namun ini hanya keberuntungan. Karena selama kompetisi berlangsung tidak ada satupun hacker yang mencoba untuk membobol kedua OS mobile tersebut.

Disini dapat kita saksikan bagaiman Google bukan lagi sekedar mesin pencari, tapi mereka telah merambat ke bisnis teknologi informasi lainnya. Dapat kita lihat bagaimana mereka sudah mampu [secara beruntung] sejajar dengan Microsoft dalam hal perangkat mobile dan bahkan dengan Chrome-nya mereka mampu mengalahkan perusahaaan Om Bill di bidang browser yang sebenarnya lebih awal terjun ke pengembangan browser.

Dan mari kita tunggu dua browser yang akan rilis dalam waktu dekat ini, Firefox 4 serta IE 9, manakah yang lebih keren??

Mohon dikoreksi seandainya ada data yang salah, serta silahkan tambahkan seandainya anda memiliki data tambahan pada kolom komentar.

Nb: Dihimpun dari berbagai sumber.

Selain mematikan aktifitas update status di jejaring sosial serta sharing info di dunia maya, ternyata keputusan pemerintah mesir untuk mematikan koneksi internet ketika revolusi Mesir berlangsung juga menimbulkan akibat positif. Apalagi bagi anda yang sering kebanjiran email dari teman-teman yang tidak anda kenal, atau istilah kerennya spam. Seperti berita dari portal vivanews dengan judul Sisi Positif Putusnya Internet di Mesir, berikut silahkan dibaca!!!

VIVAnews – Akhir bulan lalu, saat suasana politik dan keamanan sedang memanas, pemerintah Mesir memutuskan sambungan internet. Berawal dari pemblokiran jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, pemerintah Mesir melanjutkannya dengan mematikan secara total akses internet.

Ternyata, ada dampak positif yang dirasakan negara itu dan juga pengguna komputer di seluruh dunia atas keputusan yang diambil pemerintah.

Menurut data Spam & Phising Report Februari 2011, Symantec menyebutkan mulai sekitar pukul 14.00 27 Januari, terlihat adanya penurunan lalu-lintas spam dari Mesir. “Meski Mesir tidak memberikan porsi signifikan terhadap volume spam global, hanya sekitar 0.1%, sangat menarik melihat efek dari pemutusan internet terhadap spammer,” sebut Symantec.

Ternyata, seperti dikutip dari Spamnews, 28 Februari 2011, Symantec menyebutkan, usaha pemutusan internet oleh pemerintah untuk mencegah para pengunjuk rasa berkomunikasi dan mengatur upaya mereka di web juga sukses mematikan spammer di Mesir.

Selama bulan Januari 2011, Amerika Serikat tetap merupakan kontribusi spam terbesar yakni mencapai 29 persen dari seluruh pesan spam yang beredar di seluruh penjuru internet. Di belakangnya adalah Belanda (6 persen), Russia (5 persen), Brazil (5 persen), dan India (5 persen).

Pada bulan itu, secara total, terjadi penurunan jumlah spam dan phising sebesar 16 persen. Adapun negara yang paling banyak mengalami serangan adalah Amerika Serikat dengan 56 persen serangan mengarah ke negara tersebut. Namun demikian, angkanya turun 4 persen dibanding serangan di bulan sebelumnya.

Tapi, kalau dimatikan selamanya jangan lah!!! Kasian gak bisa nge-update facebook sama twitter. Gak apa-apalah kalau email penuh dengan spam, yang penting facebook, twitter, blogger, sama yahoo gak di block!!!

Habis buka-buka portalnya vivanews, buka bagian tab SainsTek nemu artikel keren. Yang bercerrita tentang sosok yang memilki peran penting dalam revolusi Mesir. Yang unik adalah perjuangannya untuk mendukung revolusi dimulai dari dunia maya, lebih tepatnya melalui jejaring sosial facebook. Dan ternyata beliau juga bukan orang sembarangan, karena merupakan salah satu eksekutif google di Mesir, namanya Wael Ghonim. Berikut tulisan yang sempat saya salin dari portal berita vivanews dengan judul asli Eksekutif Google Pengobar Revolusi 2.0.

VIVAnews – Keberhasilan masyarakat Mesir menjungkalkan pemimpin diktator yang telah berkuasa selama 30 tahun, Hosni Mubarak, bisa dikatakan sebagai buah kemenangan media sosial.

Aksi jalanan yang kini mengubah peta perpolitikan global di Timur Tengah itu, sedikit banyak tak bisa dilepaskan dengan gerakan yang dirintis melalui dunia maya, termasuk melalui Facebook.

Dalam sebuah wawancaranya dengan CNN, tokoh kunci gerakan oposisi Mesir yang juga seorang eksekutif Google, Wael Ghonim, mengatakan bahwa semuanya dimulai dari gerakan online. “Revolusi ini dimulai dari Facebook,” kata Ghonim.

Ghonim menceritakan, ia memulai gerakan oposisi di Facebook pada Juni 2010. Masyarakat Mesir tentu masih ingat bahwa pada 6 Juni 2011, seorang blogger Mesir bernama Khaled Said tewas mengenaskan karena dianiaya polisi Mesir.

Penyebabnya, Khaled mengunduh rekaman video yang memperlihatkan polisi tengah bagi-bagi mariyuana hasil penyitaan di lapangan. Saat itu, ribuan orang Mesir mulai berkolaborasi untuk berbagi konten melalui Facebook.

Seperti dikutip dari Newsweek, Ghonim awalnya membuat laman Facebook bernama ‘My Name is Khaled Said’. Namun, karena alasan yang tidak jelas, Facebook sempat memberangus laman ini. Belakangan, Ghonim yang memiliki nama maya ElShaheed itu membuat laman Facebook baru bernama ‘We are All Khaled Said’.

Laman ini berhasil meraih dukungan luas setelah mengunggah foto-foto mayat Khaled Said, bahkan meraup sekitar 450 ribu anggota. “Saat kami memposting sebuah video di Facebook, video itu bisa dilihat oleh 60.000 orang di dinding mereka, hanya dalam hitungan jam,” kata Ghonim.

Saat Tunisia bergejolak, Ghonim tak menyia-nyiakan momentum itu. Pada 15 Januari, Ghonim mengumumkan di laman Facebook ‘We Are All Khaled Said’ bahwa mereka merencanakan aksi demonstrasi pada 25 Januari. Ghonim tak cuma sekadar jago di Facebook. Ia juga ikut turun ke jalan, bahkan sampai harus diculik aparat selama 12 hari.

Atas desakan kelompok-kelompok oposisi, akhirnya pemerintah membebaskan Ghonim. Tapi belakangan Ghonim kembali turut dalam aksi unjuk rasa untuk menekan kemunduran Mubarak. Bahkan Ghonim sempat menyatakan siap mati dalam aksi unjuk rasa berikutnya.

Ia sempat menitipkan anak istrinya kepada pengacaranya, karena baginya, tuntutan perjuangan rakyat Mesir sudah final dan tak bisa dinegosiasikan lagi: Mubarak harus mundur. Pada akhirnya, aksi rakyat Mesir berhasil mengusir Mubarak dari kursi empuknya.

Kini Ghonim merasa perannya telah usai. Ia ingin kembali ke kehidupannya seperti sedia kala, bekerja untuk perusahaan yang ia banggakan Google. “Google merupakan tempat terbaik untuk bekerja. Saya ingin kembali bekerja untuk Google, bila saya belum dipecat,” kata Ghonim.

Selain itu, Ghonim juga sangat berterimakasih kepada Facebook. “Suatu hari saya ingin bertemu dengan Mark Zuckerberg dan berterimakasih langsung kepadanya,” kata Ghonim.

Di pihak lain, salah seorang eksekutif di Facebook mengatakan bahwa Ghonim, memang merupakan pahlawan Mesir yang sebenarnya.

“Seperti  pahlawan sejati lainnya, Ghonim selalu berusaha mengecilkan perannya dan justru memberikan penghargaan kepada orang lain.Teknologi memang alat yang vital dalam sebuah perjuangan. Namun, kita percaya bahwa keberanian dan determinasi mereka adalah yang paling utama,” kata Elliot Schrage, Vice President Facebook Inc.

Setidaknya, keyakinan Ghonim terhadap kekuatan internet kini telah terbukti. Kepada temannya di Facebook, Ghonim pernah menceritakan keyakinannya. “Setahun lalu saya pernah berkata bahwa internet akan mengubah keadaan politik di Mesir, tapi beberapa teman mengejek pendapat saya.”

Setelah Mubarak jatuh, Ghonim memberi resep khusus kepada negara-negara lain yang ingin menyusul Mesir. “Bila Anda ingin membebaskan sebuah masyarakat, beri saja mereka Internet.”

Menurutnya, rezim diktator Mesir berhasil membekap gerakan oposisi selama dekade 1970, 1980, dan 1990. Namun, ketika internet datang, mereka gagal.

Ghonim berjanji untuk membeberkan semua pengalaman dan pandangannya tentang peran media sosial dalam sebuah buku. “Saya akan menuliskan buku berjudul Revolusi 2.0.” (hs)

Ada yang sudah pernah nonton dorama jepang yang judulnya Bloody Monday gak? Atau mungkin sudah baca komiknya?

Oekh, sedikit mereview aja kalau begitu, Bloody Monday merupakan dorama Jepang yang bercerita tentang kehidupan seorang hacker bernama Fujimaru yang harus berhadapan dengan kelompok teroris internasional. Karena kemampuan hackingnya, Fujimaru direkrut oleh THIRD-I (semacam pasukan Unit kontra terorisme) untuk bisa melacak serta memasuki sistem milik organisasi teroris tersebut.

Dalam setiap aksinya, Fujimaru yang memiliki nickname Falcon ini selalu mempersenjatai dirinya dengan sebuah flashrom atau kita lebih mengenalnya dengan sebutan flashdisc. Didalam FD tersebut terdapat sebuah sistem yang lebih mirip sebuah OS, setiap kali di hubungkan dengan komputer maka komputer tersebut akan booting menggunakan sistem yang ada pada FD milik Falcon. Kita sepakat saja menyebutnya OS Falcon, karena tampilan yang muncul ketika booting adalah logo Falcon. Sebuah OS yang dapat kita sebut sebagi super komputer dengan kemampuan peer to peer yang luar biasa. Nah ini dia logo si Falcon:

Logo Falcon di Bloody Monday season 1

Nah, sekarang bukan hanya ada di dunia film yang penuh dengan intrik dan editing kita dapat menyaksikan OS atau ekstrimnya membawa komputer dalam saku, bahkan sekarang kita juga sudah bisa memilikinya, tapi bukan OS Falcon, melainkan OS Windows milik Microsoft. Seperti berita yang saya salin dari kompas berikut ini!!

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com – Bentuknya sama saja dengan flash disk pada umumnya. Tapi, produk buatan Spyrus ini bukan sembarang flash disk. Di dalamnya sudah ada sistem operasi Microsoft Windows 7 layaknya sebuah komputer.

Namun, tentu tidak bisa langsung digunakan. Untuk menggunakannya butuh akses USB ke perangkat komputer, notebook, atau lainnya. Colokkan flash disk tersebut, pilih booting komputer lewat USB, dan voila komputer di flash disk bisa bekerja.

Sistem operasi di flash disk menggunakan keyboard, monitor, mouse, dan resource komputer tersebut. Namun, tidak berhubungan sama sekali dengan hardisk sehingga data-data di flash disk dan semua kegiatannya dijamin aman.

Produk yang diberi nama Secure Pocker Drive memang dirancang sebagai komputer mobile yang aman. Salah satu target penggunanya mungkin mata-mata yang bisa bekerja di manapun tanpa terendus orang lain.

Secure Pocket Drive juga dilengkapi micro SD sebagai penyimpan data dan program. Sistem Operasi Windows 7 menghabiskan data 8 GB dan sisanya bisa digunakan untuk aplikasi seperti Office dan sebagainya.

Namun, perangkat tersebut tidak dirancang hanya untuk bekerja bukan untuk menyimpan atau transfer data. Spyrus menyediakan PocketVault P-384 berupa flash disk yang dilengkapi enkripsi untuk mengamankan data.

Selain itu, Secure Pocket Drive juga tidak akan dijual untuk umum. Lisensi dari Microsoft hanya membolehkan distribusi produk tersebut ke organisasi atau sektor publik.

Tak bisa disangkal, meskipun ponsel-ponsel cina mulai menjamur namun tetap saja sehari-hari saya pribadi masih lebih sering menemukan pengguna handphone merk Nokia dari pada merk lainnya. Maka pantas sajalah kalau Indonesia menjadi pangsa pasar yang penting bagi pabrikan asal Finlandia tersebut. Seperti berita yang ada di detik, sebagai berikut:

Jakarta – Dalam sebuah kesempatan, Nokia mengatakan bahwa Indonesia bakal menjadi pasar nomor satu bagi Nokia. Mengapa perusahaan asal Finlandia tersebut sangat yakin dengan negeri ini?

“Kami memilih Indonesia sebagai pasar pertama dan elit bagi Nokia, sebagaimana produk Nokia C3, X2, atau E7,” ujar Neil Gordon Vice President, Sales for Southeast Asia Pacific Nokia, Kamis (17/2/2011), bertempat di kantor Nokia Indonesia.

Ia pun melanjutkan, alasan pemilihan Indonesia karena di negara ini banyak kalangan pengadopsi teknologi. Beberapa teknologi baru, pasti menarik bagi beberapa konsumen di Indonesia.

“Beberapa pasar lain kini sedang memandang dan belajar dari pasar Indonesia,” imbuhnya.


Mungkinkan Nokia Bangun Pabrik di Indonesia?

Dengan diliriknya Indonesia sebagai pasar nomor satu dan elit oleh Nokia, mungkinkah perusahaan tersebut bakal membangun pabriknya di negeri ini?

Hal itu pun lantas dijawab oleh Bob McDougall selaku Country Manager Nokia Indonesia. “Pada kesempatan kali ini, kapasitas layanan Nokia sudah mencukupi pasar kami. Tetapi kami masih melanjutkan melihat perkembangan fasilitas manufaktur. Di Indonesia, kami melihat potensi besar dari sisi pengembangan aplikasi dan komunitas,” ujarnya. ( fw / rns )

Sumber

INILAH.COM, Jakarta – Sistem operasi ‘terbuang’ Nokia, MeeGo akan terus bertahan dengan dukungan Intel dan Linux Foundation. Sistem open source ini berambisi kalahkan Apple dan Google.

Pernyataan tersebut diungkapkan Wakil Presiden Senior sekaligus Manajer Umum Intel Renee James dalam acara Mobile World Congress di Barcelona. Meski mengakui keputusan Nokia mengecewakan, MeeGo akan terus berjalan. “Ini bukanlah upaya Intel ataupun Nokia. Ini keinginan industri,” ujar James.

MeeGo diharapkan dapat dimanfaatkan untuk perangkat tablet, smartphone, televisi hingga sistem hiburan di dalam mobil. Intel mengatakan, dengan kerjasama Linux, mereka berhasil mengumpulkan komunitas pengembang sebagai upaya bersaing dengan Android dari Google.

Sistem televisi yang memanfaatkan MeeGo dan Android saat ini sudah ramai di pasar Inggris. Sistem operasi yang mewarnai pasar saat ini berasal dari Apple, Google, Microsoft dan BlackBerry. MeeGo diharapkan menjadi pendatang kelima untuk bersaing.

“Minimal kami berada di posisi ketiga,” tegas Renee James.

Berdasarkan demonstrasi tablet Meego, perangkat itu berjalan dengan sistem antarmuka yang sangat cepat dan menu kontekstual. Terfokus dengan panel media, web browsing dan fitur lain, perangkat Meego tampaknya sudah siap dikapalkan. [vin]

Tempo Interaktif, Paris – Dulu banyak orang mengira Mark Zuckerberg gila ketika ia menolak tawaran akuisisi Yahoo atas situs jejaring sosial buatannya Facebook dengan harga US$ 1 miliar (Rp 9 triliun). Tapi nyatanya, walau tawaran sudah dilipatgandakan, Mark tetap menolak.

Pada 2007 lalu Microsoft memberikan tawaran akuisisi US$ 15 miliar atau sekitar Rp 135 triliun, tapi tetap ditolak. Informasi ini terungkap pada konferensi pers web di Paris dengan judul “How to get acquired”.

Direktur Strategi dan Akuisisi Senior Microsoft, Fritz Lanman, menegaskan bahwa Microsoft sudah berusaha untuk mengakuisi Facebook. “Ya kami mencoba untuk akuisisi, Facebook memiliki banyak kesamaan,” kata dia.

Maka CEO Microsoft Steve Ballmer mendekati Mark Zuckerberg dan menawarkan US$ 15 miliar. Zuckerberg dilaporkan membalas Ballmer dengan mengatakan, “Mengapa bukan kami yang membeli perusahaan anda sebesar US$ 15 miliar?”

Usai penolakan tersebut, Microsoft membuat investasi US$ 240 juta (Rp 2,16 triliun) ke Facebook untuk kemitraan pencarian seperti yang ada sekarang.

Walau ada kerja sama dengan Microsoft, Zuckerberg menolak menjual situs jejaring sosial terbesar itu. “Saya tidak ingin menjual perusahaan, kecuali jika saya masih bisa terus mengontrolnya,” kata dia.